Koh Larn: Destinasi Alternatif di Pattaya
Membahas tentang destinasi wisata di Thailand sepertinya tidak ada habisnya. Pemerintahnya pun cukup jor-joran dalam mengembangkan sektor pariwisata. Hal ini dapat kita lihat dari gencarnya promosi hingga perbaikan infrastruktur terkait pariwisata di negara kerajaan ini. Tidak heran negara tetangga kita ini menjadi salah satu tujuan wisatawan berbagai negara, termasuk Indonesia. Nama-nama seperti Bangkok, Pattaya, dan Phuket cukup familiar untuk telinga kita. Kalau Bangkok terkenal sebagai tujuan belanja dan kuliner, Phuket terkenal dengan keindahan pantainya. Namun, kendalanya adalah pulau tersebut berada di selatan Thailand dengan jarak yang cukup jauh dari ibu kota Negeri Siam. Nah, bagi traveler yang memerlukan vitamin sea, di daerah Pattaya ternyata ada pantai yang sangat bagus, lho. Mungkin bagi sebagian besar traveler, nama Pattaya sudah tenar dengan kehidupan malamnya. Ketika matahari terbenam, ratusan bar hingga night club memulai kehidupannya. Bahkan sampai ada slogan yang berbunyi “good boys go to heaven, bad boys go to Pattaya“. Tapi, terlepas dari kehidupan malamnya, kota yang berada di Provinsi Chonburi ini ternyata juga menyimpan rahasia eksotisnya. Rahasia itu terletak di Koh Larn, suatu pulau yang hanya memiliki panjang 4 km, namun menyimpan sejuta pesona.
Untuk membuka rahasia tersebut, baca juga tips dan cara mencapai Koh Larn bermodalkan 30 Baht!
Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan mengajak kita semua untuk mengintip pesona pantai di pulau yang pernah digunakan sebagai markas bajak laut ini.
Tawaen Beach
Bagi sebagian besar orang, termasuk saya, pantai ini mungkin menjadi pantai yang pertama kali dilihat ketika menginjakkan kaki di Koh Larn. Hal ini dikarenakan ferry dari Pattaya yang hanya menuju dua perhentian: Tawaen atau Nabaan Pier. Bermodalkan browsing, saya pun memilih mendarat di Tawaen Pier karena sepertinya pemandangannya lebih bagus dan lebih dekat dengan tempat-tempat yang ingin saya kunjungi. Benar saja, ketika kapal bersandar di dermaga dan kami menginjakkan kaki di Tawaen Pier, saya langsung terkesima dengan pemandangannya.

Sayangnya, saya sampai sekitar pukul 11.00 siang, sehingga sudah mulai padat. Oleh karena itu, kalau ingin mendapatkan suasana yang lebih intim, usahakan sampai sepagi mungkin. Selain pemandangannya yang cantik, kelebihan tiba di dermaga ini adalah banyaknya rental motor dan adanya 7-Eleven. Nah, yang terakhir ini penting banget, karena harga makanan dan minuman yang ditawarkan di Koh Larn umumnya lebih mahal dibanding di Pattaya. Asal ada duit, jangan khawatir akan kelaparan di sini karena banyak terdapat kafe dan restoran di pinggir pantai utama Koh Larn ini. Beberapa kafe-nya bahkan terlihat estetik.

Sangwan Beach
Tidak jauh dari Tawaen Beach, tepatnya setelah kita merapat dan belok ke kanan, ada surga tersembunyi yang bernama Pantai Sangwan. Relatif jauh lebih sepi dibanding Tawaen, pantai ini menawarkan spot yang instagramable. Hal ini karena adanya jembatan kayu. Sebetulnya, fungsi jembatan kayu ini untuk menghubungkan dermaga dengan Sangwan Beach. Sayangnya, kontur pantai di sini berupa karang dengan secuil hamparan pasir putih. Tapi di pantai ini airnya terlihat sangat jernih dan ada cukup banyak ikan, sehingga digunakan sebagai spot snorkeling oleh beberapa pengunjung. Terdapat beberapa kafe di sini, tapi menurut saya tidak begitu estetik jika dibandingkan dengan yang ada di sekitar Tawaen.

Tien Beach
Berada di lokasi yang berdekatan dengan Sangwan dan Tawaen Beach, Tien Beach menawarkan landskap yang tidak kalah spektakulernya. Di sini terdapat perpaduan antara jembatan kayu ala Sawaen Beach dan hamparan pantai pasir putih ala Tawaen. Di sini terdapat berbagai spot foto yang instagramable, termasuk Korean tree salah satunya. Saya tidak paham kenapa namanya seperti itu. Jujurly cuma sebatang pohon, tapi selalu dipadati orang-orang untuk mengabadikan momen. Saya sendiri tidak sempat berfoto di bawah pohon Korea ini karena padatnya antrean.


Tawaen Viewpoint
Oke, kalau tadi kita jalan-jalan di ketinggian 0 mdpl, sekarang saatnya kita melihat keindahan pulau ini dari atas. Kontur Koh Larn yang berbukit-bukit seperti dua sisi mata uang. Pada satu sisi, hal ini menyebabkan eksplorasi pulau yang lebih sulit. Cara termudah adalah dengan menyewa sepeda motor, tapi tetap hati-hati ya, karena medannya berupa tanjakan serta turunan curam. Sedangkan sisi lainnya, berada di ketinggian memberikan kita bird’s eye view yang tidak terlupakan! Dari ketinggian 157 mdpl, birunya air laut dan hamparan pantai terlihat jelas. Pemandangan semakin lengkap dengan keberadaan kapal-kapal yang hilir mudik untuk mengantar dan menjemput wisatawan. Walaupun kulit menderita luka bakar derajat I akibat panasnya matahari, rasanya terbayar lunas dengan pemandangan yang disajikan pulau eksotis ini.

Penutup
Sebenarnya masih banyak sekali spot-spot indah di Koh Larn. Menurut info, windmill viewpoint menyajikan pemandangan ciamik dengan kincir-kincirnya. Tapi sayangnya kami memiliki masalah dengan motor kami, sehingga kami urungkan niat menjajal windmill viewpoint yang dikatakan memiliki medan yang lebih sulit.
Baiklah, so long Koh Rong! eh, Koh Larn! Tuh, kan sampai tertukar dengan pulau indah di Kamboja.
FAQ Terkait Koh Larn
1. Dimana lokasi Koh Larn?
Koh Larn adalah sebuah pulau kecil yang terletak sekitar 7 km dari Pattaya di Provinsi Chonburi, Thailand. Pulau ini terkenal dengan pantai berpasir putih dan air laut yang jernih.
2. Bagaimana cara menuju Koh Larn dari Pattaya?
Cara termurah menuju Koh Larn adalah dengan menggunakan ferry dari Bali Hai Pier di Pattaya. Harga tiket ferry sekitar 30 Baht dengan waktu perjalanan sekitar 40–45 menit.
3. Pantai apa yang paling bagus di Koh Larn?
Beberapa pantai terbaik di Koh Larn antara lain Tawaen Beach, Samae Beach, dan Tien Beach. Pantai-pantai ini terkenal dengan air laut yang jernih dan pemandangan yang indah.
4. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjelajahi Koh Larn?
Sebagian besar wisatawan menghabiskan waktu sekitar setengah hari hingga satu hari penuh untuk menjelajahi pantai-pantai di Koh Larn.
5. Kapan waktu terbaik mengunjungi Koh Larn?
Waktu terbaik mengunjungi Koh Larn adalah pagi hari agar dapat menikmati pantai dengan suasana yang lebih sepi sebelum rombongan wisatawan datang dari Pattaya.

No responses yet