Naik Laos China Railway (LCR): Kereta Cepat Laos yang Mirip Woosh

modern Laos China Railway train in Laos

Apakah Laos Punya Kereta Cepat?

Banyak orang bertanya: apakah Laos memiliki kereta cepat? Jawabannya adalah iya. Sejak diresmikan pada tahun 2021, Laos China Railway (LCR) menjadi jalur kereta modern yang menghubungkan Vientiane, Vang Vieng, dan Luang Prabang, bahkan hingga ke Kunming di Provinsi Yunnan, China.. Sejatinya, jalur kereta ini menghubungkan Vientiane, ibu kota Laos, dengan Yunnan, ibu kota Provinsi Yunnan di China. Kabar baiknya, layanan kereta ini juga menghubungkan destinasi utama Laos: Vang Vieng dan Luang Prabang. Modern, cepat, dan nyaman mungkin adalah tiga kata yang bisa saya gunakan untuk mendeskripsikan kereta EMU (electric multiple unit) ini. Bagaimana tidak, kereta yang merupakan proyek bersama Laos-China ini dapat memangkas waktu perjalanan menjadi sangat singkat. Sebagai contoh, jarak Vientiane-Luang Prabang yang berkisar 350 km dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 2 jam. Sebelum beroperasinya layanan kereta ini, jarak antara kedua kota ditempuh dalam waktu sekitar 7 jam dengan menggunakan bus atau kendaraan roda empat. Sedangkan Vientiane-Kunming dengan jarak sekitar 1.000 km dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 12 jam. Tidak heran kalau LCR dengan cepat menjadi transportasi favorit, baik warga lokal maupun wisatawan mancanegara. Hal ini tentunya berimbas terhadap ekonomi Negeri Sejuta Gajah ini. Walaupun banyak mengandung pro dan kontra, kehadiran LCR ini seakan menjadi pintu masuk bagi wisatawan dan barang-barang ke Laos. Ya, selain menjadi moda transportasi manusia, jalur ini juga digunakan untuk lalu lintas kargo antara China dan ASEAN. Bahkan, terdapat wacana untuk menghubungkan jalur tersebut hingga ke Thailand. Namun, sayangnya hal tersebut masih menuai kendala karena perbedaan teknis railway system antara Negeri Tirai Bambu dan Negeri Gajah Putih. Kalau benar terwujud , bukan tidak mungkin kita bisa menuju China dari Singapura melalui perjalanan darat. 

modern Laos China Railway train in Laos
Penampakan Woosh-nya Laos alias LCR

Bagaimana Cara Membeli Tiket LCR dan Berapa Biayanya?

Pembelian tiket LCR dapat dilakukan secara offline maupun online. Untuk pembelian secara offline, kita bisa langsung menuju loket penjualan yang berada di stasiun kereta. Biasanya loket ini terletak di samping pintu masuk utama. Tetapi cara ini tidak direkomendasikan karena selalu ada risiko kehabisan tiket, terutama saat periode peak season. Saya pernah menyaksikan seorang traveler bule yang kebingungan di stasiun karena kehabisan tiket kereta. Selain itu, dari cerita-cerita netizen luar negeri juga banyak yang mengaku kehabisan tiket karena memang rute-rute tersebut sangat cepat laris.

Sedangkan pembelian online dapat dilakukan melalui aplikasi LCR yang dapat diunduh melalui Play Store. Namun, cara membelinya sedikit tricky karena banyak keluhan yang menyebutkan bahwa aplikasi ini membutuhkan nomor Laos atau China untuk registrasi. Selain itu, seorang traver yang saya temui mendapat kesulitan dalam memproses pembayaran dengan kartu kredit. Pembelian melalui aplikasi dapat dilakukan paling cepat 3 hari sebelum keberangkatan. Gambling banget, bukan? Oleh karena itu, saya memutuskan untuk membeli melalui situs 12go.asia saja. Harganya memang sedikit lebih mahal, tapi sisi positifnya kita tidak perlu ketar-ketir kehabisan tiket. Tentunya opsi ini sangat cocok untuk sebagian besar orang Indonesia yang memiliki waktu cuti yang singkat, sehingga kegagalan mendapatkan tiket kereta pastinya memengaruhi itinerary yang padat. Untuk prosesnya sendiri cukup mudah, dan biasanya kode booking akan segera dikirimkan ke email kita. Nantinya, kode booking tersebut harus ditukar dengan boarding pass di loket penjualan tiket.

Bagaimana Kondisi Stasiun dan Kereta LCR?

Ketika sampai di stasiun LCR, jujurly saya cukup terkejut dengan penampilannya. Stasiun-stasiun LCR ini sangat bersih dan bagus! Benar-benar jauh dari kesan tradisional ala Laos. Harus diakui, dalam hal ini Laos memiliki stasiun kereta yang lebih bagus daripada negara kita, bahkan Stasiun Gambir sekali pun. Mungkin juga karena masih sangat baru, ya. Dari luar, arsitekturnya seperti asimilasi antara bagunan ala Indochina dan China. Sedangkan untuk interiornya terlihat sangat megah dan bersih. Untuk memasukinya, kita harus melewati pemeriksaan dokumen dan barang bawaan melalui X-ray. Setelah itu, kita bisa langsung menuju ke ruang tunggu  yang di dalamnya terdapat banyak sekali kursi, beberapa kafe (bahkan ada juga yang terdapat 7-Eleven di dalamnya!), toilet, dan fasilitas pengisian air minum. Untuk yang terakhir ini gratis, alias tidak dikenakan biaya. Pengumuman disampaikan dalam 3 bahasa: Laos, Mandarin, dan Inggris. Ketika kereta tiba, para penumpang pun dipersilakan untuk naik ke kereta setelah melewati pemeriksaan boarding pass (lagi). Ya, memang protokolnya lumayan ketat. Jujur, ini juga kali pertama saya naik kereta yang ada pemeriksaan X-ray seperti halnya di bandara. Tapi mungkin tujuannya agar aman maksimal kali, ya.

Vientiane Laos China Railway station
Penampakan stasiun LCR dari luar
modern railway station in Vientiane Laos
Penampakan interior stasiun LCR
Laos China Railway station interior
Stasiun LCR Vientiane yang mewah
Laos China Railway train from Vientiane to Luang Prabang
Pengumuman yang selalu disajikan dalam tiga bahasa

Kalau untuk keretanya, rasanya mirip sekali dengan kereta Woosh yang melayani rute Jakarta-Bandung. Mulai dari eksterior hingga interior, rasanya bak pinang dibelah dua. Mungkin karena sama-sama dibuat di China, jadinya sama persis. Keretanya nyaman dan bersih. Untuk layout kursinya juga betulan mirip KCIC. Namun, bedanya di sini selalu ada petugas yang rutin melakukan pemeriksaan barang bawaan yang ditaruh di kompartemen atas. Barang-barang seperti botol dilarang berada di sisi samping tas agar tidak jatuh menimpa orang di bawahnya. Bagus juga sebetulnya protokol keamanannya, pikir saya. Perjalanan saya dari Vientiane menuju Luang Prabang selama 2 jam pun tidak terasa saking nyamannya (baca: ketiduran). Enjoy!

Berencana ke Laos? Yuk intip keindahan objek wisata di negara landlocked ini.

Penampakan platform LCR
inside Laos China Railway high-speed train
Penampakan interior kereta LCR

FAQ: Laos China Railway (LCR)

Apakah Laos memiliki kereta cepat?

Ya. Laos memiliki kereta modern bernama Laos China Railway yang mulai beroperasi pada tahun 2021. Jalur ini menghubungkan Vientiane, Vang Vieng, dan Luang Prabang, serta melanjutkan perjalanan hingga Kunming di China. Kereta ini mampu memangkas waktu perjalanan secara signifikan dibandingkan transportasi darat biasa.


Berapa lama perjalanan Vientiane ke Luang Prabang dengan kereta?

Perjalanan dari Vientiane ke Luang Prabang dengan Laos China Railway memakan waktu sekitar 2 jam. Sebelum adanya kereta ini, perjalanan yang sama biasanya membutuhkan sekitar 6–7 jam dengan bus atau mobil.


Berapa harga tiket Laos China Railway?

Harga tiket Laos China Railway bervariasi tergantung kelas dan rute. Untuk rute Vientiane – Luang Prabang, harga tiket biasanya berkisar antara 300.000 hingga 500.000 kip Laos (sekitar Rp200.000–Rp350.000).


Bagaimana cara membeli tiket Laos China Railway?

Tiket Laos China Railway dapat dibeli melalui beberapa cara:

  • Langsung di loket stasiun
  • Melalui aplikasi resmi LCR
  • Melalui platform pemesanan tiket seperti 12Go Asia

Banyak wisatawan memilih membeli melalui 12Go Asia karena prosesnya lebih mudah bagi turis asing.


Apakah stasiun Laos China Railway modern?

Ya. Stasiun Laos China Railway tergolong sangat modern dan bersih. Fasilitasnya meliputi ruang tunggu luas, pemeriksaan keamanan seperti di bandara, toilet, kafe, serta toko seperti 7‑Eleven di beberapa stasiun.


Apakah Laos China Railway mirip dengan kereta cepat di Indonesia?

Banyak wisatawan Indonesia merasa kereta Laos China Railway memiliki kemiripan dengan Whoosh high-speed railway, kereta cepat yang melayani rute Jakarta–Bandung. Hal ini karena keduanya menggunakan teknologi kereta modern yang dikembangkan oleh perusahaan China.

CATEGORIES

LAOS

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *