Setelah terombang-ambing di Teluk Thailand selama beberapa jam, akhirnya saya menginjakkan kaki di Koh Rong Island, Kamboja. Rasa lelah dan mual akibat badai di perjalanan langsung berganti dengan keinginan sederhana: mencari penginapan dan rebahan.
Beruntung, saat itu sedang low season. Penginapan di pulau ini rata-rata masih sederhana—hostel atau rumah warga yang disewakan. Saya memilih penginapan bertema beach camping yang lokasinya agak menjauh dari desa dengan tujuan menghindari keramaian. Tenda-tenda berdiri tepat di tepi pantai, suasananya hening, hanya suara ombak dan angin laut yang menemani.
Dan di sinilah petualangan di salah satu pulau tercantik di Asia Tenggara dimulai.
Di Mana Letak Koh Rong Island?
Koh Rong merupakan pulau terbesar kedua di Kamboja yang terletak di Provinsi Preah Sihanouk (Sihanoukville). Luasnya sekitar 78 km² dengan garis pantai yang masih alami dan belum terlalu terjamah pariwisata massal.
Pulau ini sering dijuluki sebagai “Lonely Paradise of Southeast Asia” karena suasananya yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk kota. Ada juga destinasi yang bernama Koh Rong Sanloem, tapi di pulau tersebut hanya terdapat beberapa hostel, salah satunya party hostel yang terkenal, Mad Monkey Hostel. Namun, saya memilih tinggal di pulau yang lebih ada peradabannya.
Untuk mencapai pulau eksotis ini, cara paling mudah adalah melalui Sihanoukville. Dari kota tersebut, sobat bisa langsung saja menuju pelabuhan menggunakan tuk-tuk, atau membeli tiket di tour operator yang banyak banget pilihannya di sepanjang jalan Sihanoukville. Harga tiket boat Sihanoukville-Koh Rong berkisar USD 15-25. Opsi lain adalah melakukan pembelian dari web terpercaya seperti 12go.asia.
Nah, berikut aktivitas yang bisa dilakukan di Koh Rong:
1. Explore the Island: Menikmati Keaslian Pulau Tropis
Karena belum terlalu ramai wisatawan, Koh Rong masih mempertahankan orisinalitas kehidupan kepulauan. Saat saya ke sana, rata-rata wisatawannya adalah orang bule atau orang Vietnam dan Thailand. Sepertinya destinasi ini sangat tidak populer di kalangan orang Indonesia. Jadi, sudah jelaslah ini merupakan destinasi yang cocok banget untuk sobat yang lagi mencari destinasi anti-mainstream!
Beberapa hal yang bisa kamu nikmati:
- Perahu yang pulang melaut saat senja
- Pantai berpasir putih yang sepi
- Spot foto alami tanpa kerumunan turis
Bagi kamu yang introvert atau mencari ketenangan, pulau ini terasa seperti tempat meditasi alami. Duduk di tepi pantai memandang horizon sambil ditemani deburan ombak—sederhana, tapi sangat menenangkan. Dan, di pulau ini banyak sekali spot-spot yang menawarkan kemewahan tersebut. Cukup pilih spot yang menurutmu nyaman, pasang headset-mu, silent mode ponselmu, dan mulailah membaca novel favoritmu. Ah, nikmatnya sejenak melupakan peningnya pekerjaan!




2. Bioluminescent Plankton: Daya Tarik Utama Koh Rong
Inilah alasan utama banyak traveler datang ke Koh Rong: plankton bioluminesensi.
Jika Indonesia punya banyak pantai indah seperti Natuna, maka Koh Rong punya fenomena laut bercahaya di malam hari.
Apa itu plankton bioluminesensi?
Plankton jenis tertentu bisa mengeluarkan cahaya ketika terganggu oleh gerakan air. Saat malam sangat gelap (tanpa cahaya bulan dan jauh dari lampu), ombak akan memicu cahaya biru berkilauan seperti bintang di laut.
Cara melihat plankton menyala di Koh Rong
- Ikut boat tour (sekitar USD 10)
- Atau cukup berjalan ke pantai yang minim cahaya. (karena alasan ekonomis, saya pun terpaksa memilih opsi ini). Tapi ternyata saya tidak sendirian, lho. Turns out banyak juga wisatawan yang berpikiran serupa (baca: kere).
Di tengah pekatnya malam, cahaya blink-blink dari plankton mengikuti irama ombak. Sayangnya, fenomena ini sulit ditangkap kamera (atau memang kebetulan kamera ponsel saya yang burik). Momen seperti ini memang lebih baik dinikmati langsung, karena tidak semua momen hidup bisa diabadikan, dan beberapa cukup dinikmati.
3. Party Island: Sisi Lain Koh Rong
Selain tenang dan alami, Koh Rong juga punya sisi energik.
Jika dulu Phuket di Thailand atau pun Bali di negara kita dikenal sebagai party island, kini Koh Rong mulai menarik perhatian backpacker internasional sebagai destinasi pesta tropis yang lebih “raw”. Hal ini tentunya tidak lepas akibat Bali atau pun Phuket yang belakangan mengalami isu overtourism. Selain itu, harga-harga yang melambung tinggi di Pulau Dewata juga turut memperlancar pergeseran wisatawan ke destinasi-destinasi eksotis, seperti Koh Rong ini.
Beberapa hostel dan beach bar sering mengadakan:
- Happy hour
- Beach party
- Fire show
- Bahkan event free flow sepanjang hari
Menariknya, kamu bisa memilih: ingin suasana sepi atau pesta meriah, keduanya tersedia di pulau ini. Kalau sobat memang berencana untuk party hard, saya sarankan untuk memilih tinggal di party hostel yang tersedia di pulau ini.

Kapan Waktu Terbaik Mengunjungi Koh Rong Island?
Menurut saya: secepatnya.
Kamboja sedang berkembang pesat. Infrastruktur terus dibangun dan investor mulai melirik kawasan pesisir seperti Sihanoukville. Bukan tidak mungkin Koh Rong dan Koh Rong Samloem akan berubah drastis dalam beberapa tahun ke depan.
Perkembangan ekonomi tentu baik bagi masyarakat lokal, namun perubahan tersebut bisa mengurangi kesan “lonely paradise” yang menjadi daya tarik utamanya.
Jadi saran saya, jika kamu ingin melihat Koh Rong dalam versi paling alami, jangan tunggu terlalu lama.
Kalau terkait cuaca, waktu terbaik untuk mampir ke sini adalah antara bulan Desember-Maret, yang merupakan musim kering wilayah Indochina. Saat itu saya berkunjung di bulan Juli, sehingga beberapa kali sempat diguyur hujan. Oleh karena itu, sebisa mungkin hindari berkunjung di bulan-bulan tersebut, ya.
FAQ tentang Koh Rong Island
Apakah Koh Rong cocok untuk backpacker?
Sangat cocok. Banyak hostel dan penginapan budget–friendly tersedia.
Apakah Koh Rong aman untuk wisatawan?
Mungkin ini pertanyaan banyak orang mengeneai traveling ke Kamboja. Bagi saya, jawaban untuk Koh Rong adalah aman sekali! Terutama di area wisata utama. Tetap jaga barang pribadi seperti biasa.
Menurut saya, justru area yang harus dihindari adalah Sihanoukville, karena banyak kasino-kasino. Saya sendiri hanya menjadikan kota tersebut sebagai hub sebelum melanjutkan perjalanan ke Koh Rong.
Berapa biaya melihat plankton menyala?
Sekitar USD 10 untuk boat tour, atau gratis jika melihat dari pantai yang gelap.

No responses yet