Apa dan di Mana Koh Larn?
Kalau orang Indonesia liburan ke Thailand, biasanya destinasi yang paling sering dikunjungi adalah Bangkok dan Pattaya. Hal ini wajar karena Pattaya merupakan salah satu kota wisata pantai yang paling dekat dari Bangkok dan bisa dicapai dengan bus hanya dalam waktu sekitar 2–2,5 jam.
Namun jujur saja, menurut saya, pantai di Pattaya terasa biasa banget. Bahkan di beberapa titik terlihat cukup padat dan kurang bersih. Rasanya jauh banget kalau dibandingkan dengan pantai-pantai di Indonesia seperti Natuna, Karimun Jawa, atau Bali. Karena saya termasuk tipe traveler yang suka mencari tempat yang sedikit berbeda dari arus utama (bahasa kekiniannya anti-mainstream), akhirnya saya menemukan sebuah pulau kecil bernama Koh Larn.
Dalam bahasa Thailand, “Koh” berarti pulau, sedangkan “Larn” berarti koral. Jadi secara harfiah, Koh Larn berarti Pulau Koral (Coral Island). Dari namanya saja sudah terdengar cukup eksotis, bukan?
Pulau ini terletak di Gulf of Thailand (Teluk Thailand), dengan jarak sekitar 10 kilometer dari bibir pantai Pattaya. Dengan luas sekitar 5,6 km², Koh Larn merupakan pulau kecil dengan topografi berbukit yang memiliki pemandangan laut yang sangat indah.
Menariknya, pulau ini memiliki sejarah panjang. Sejak masa Ayutthaya Kingdom, Koh Larn sering dijadikan tempat persinggahan para pelaut dan nelayan. Karena lokasinya berada di jalur pelayaran antara Thailand dan China, pulau ini juga pernah digunakan sebagai markas para bajak laut setelah melakukan aksi tidak terpuji mereka.
Kemudian pada masa pemerintahan Chulalongkorn, Koh Larn sempat difungsikan sebagai markas Royal Thai Navy. Seiring berkembangnya pariwisata di Pattaya, pulau ini kemudian berkembang menjadi destinasi wisata pantai yang populer.
Saat ini Koh Larn dihuni oleh sekitar 8.000 penduduk yang tinggal di dua desa utama di pulau tersebut.
Cara ke Koh Larn dari Pattaya
Walaupun sudah kehilangan predikat sebagai hidden gem, kabar baiknya transportasi menuju pulau yang pernah menjadi markas resor mewah orang kaya Thailand ini sudah sangat mudah. Tersedia dua opsi, yaitu dengan ferry atau speedboat. Untuk speedboat, biasanya harga sekitar 150-300 THB per orang untuk sekali perjalanan, bergantung pada operatornya. Sedangkan opsi lain dan lebih merakyat adalah dengan ferry (baca: slow boat) dengan harga 30 THB untuk satu kali perjalanan. Pada kesempatan kali ini, saya memilih ferry saja agar lebih bisa menikmati semilir angin laut lebih hemat. Untuk naik ferry ini, kita harus membeli tiket yang bisa diperoleh di Bali Hai Pier secara langsung. Kalau sobat sudah sampai di pelabuhan yang terletak di selatan wilayah Pattaya ini, langsung saya menuju loket penjualan yang terpampang cukup jelas. Cukup merogoh kocek sekitar Rp15.000,-, kita sudah bisa menikmati perjalanan berdurasi sekitar 45–60 menit. Dengan kondisi kapal yang cukup nyaman dan suguhan pemandangan, serta semilir angin laut membuat perjalanan terasa sangat cepat. Oh ya, terdapat dua destinasi ferry dari Bali Hai Pier, yaitu Tawaen Pier dan Nabaan Pier. Keduanya berada di Koh Larn, hanya berbeda sisi saja. Kalau saya lebih memilih mendarat di Tawaen, karena dekat dengan objek-objek wisata yang oke dan ada 7 eleven. Tapi tetap sesuaikan dengan itinerary sobat, ya.


Destinasi Terbaik di Koh Larn Pattaya
Di luar dugaan saya, pulau kecil sepanjang sekitar 4 km ini memiliki cukup banyak pantai yang sangat indah.
Setidaknya ada 6 pantai utama yang tersebar di seluruh pulau.
Walaupun jaraknya tidak terlalu jauh dari daratan utama Thailand, kualitas air laut di sini masih sangat baik. Airnya terlihat jernih dengan gradasi biru yang cantik, bahkan di beberapa bagian kita bisa melihat ikan kecil dari bibir pantai.
Banyak wisatawan yang juga melakukan snorkeling langsung dari pantai karena visibilitas airnya cukup bagus.
Dipadukan dengan pasir putih dan langit biru, pantai-pantai di Koh Larn terasa sangat photogenic dan instagramable.
Beberapa pantai favorit saya antara lain:
- Tawaen Beach
- Tien Beach
- Sangwan Beach



Selain pantai, Koh Larn juga memiliki spot panorama yang sangat menarik yaitu Tawaen Viewpoint. Dari titik ini, pengunjung bisa menikmati bird’s-eye view Tawaen Beach dengan pemandangan laut yang sangat spektakuler. Di area ini juga terdapat patung Buddha yang cukup besar dan menjadi salah satu landmark di pulau ini.

Kesimpulan
Menurut saya, Koh Larn bisa menjadi salah satu alternatif tujuan wisata bagi yang berencana mampir ke Pattaya. Ditunjang dengan kemudahan transportasi dan pemandangan yang ciamik, rasanya worth it banget untuk menghabiskan satu hari menjelajahi pulau ini. Namun, karena cuaca yang sangat terik, pastikan sobat mengonsumsi cukup cairan untuk mencegah dehidrasi, ya.
FAQ seputar Koh Larn
Apakah Koh Larn worth it dikunjungi dari Pattaya?
Ya. Koh Larn merupakan pulau dengan pantai yang jauh lebih bersih dan air yang lebih jernih dibanding pantai di Pattaya. Pulau ini sangat cocok untuk day trip dari Pattaya.
Berapa harga ferry ke Koh Larn?
Harga ferry dari Bali Hai Pier Pattaya ke Koh Larn sekitar 30 THB untuk sekali perjalanan dengan waktu tempuh sekitar 45–60 menit.
Berapa lama perjalanan ke Koh Larn dari Pattaya?
Perjalanan dari Pattaya ke Koh Larn memakan waktu:
- sekitar 15–20 menit dengan speedboat
- sekitar 45–60 menit dengan ferry
Pantai terbaik di Koh Larn apa saja?
Beberapa pantai terbaik di Koh Larn antara lain:
- Tawaen Beach
- Tien Beach
- Sangwan Beach
- Samae Beach
- Nual Beach
Apakah Koh Larn bisa dikunjungi dalam satu hari?
Ya. Banyak wisatawan melakukan day trip ke Koh Larn dari Pattaya karena jaraknya hanya sekitar 10 km dan transportasinya sangat mudah.
Kapan waktu terbaik mengunjungi Koh Larn?
Waktu terbaik untuk datang ke pulau ini adalah sepagi mungkin karena rombongan turis biasa mulai memadati pulau mulai pukul 11.00. Sedangkan bulan terbaik untuk berkunjung adalah November hingga Februari karena curah hujan yang relatif rendah, sehingga sangat mendukung aktivitas pantai tentunya.

No responses yet