Bagaimana Cara Memilih dan Menggunakan Backpack yang Tepat?
“Salah menggunakan backpack bisa menyebabkan nyeri pinggang, bahu, bahkan gangguan tulang belakang. Sayangnya, banyak traveler yang tidak menyadari bahwa cara memakai tas ransel sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh.”
Seiring berjalannya waktu, traveling telah menjelma menjadi salah satu kebutuhan hidup. Hal ini tentunya dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti tuntutan pekerjaan zaman sekarang yang semakin membuat jenuh, tekanan dari orang-orang sekitar, hingga faktor pekerjaan yang mengaruskan seseorang untuk traveling. Salah satu benda yang paling banyak digunakan dalam traveling adalah tas ransel atau backpack. Benda ini menjadi favorit bagi banyak orang, baik untuk kehidupan sehari-hari maupun untuk perjalanan jauh. Selain karena kapasitasnya yang bisa menampung berbagai benda, backpack dianggap praktis dan memudahkan pergerakan penggunanya. Bayangkan bagaimana susahnya menggeret koper untuk meniti anak tangga! Backpack jelas menjadi suatu solusi bagi traveler masa kini yang tidak ingin ribet selama traveling. Hal tersebut dijawab oleh produsen backpack melalui banyaknya jenis tas ransel yang beredar di pasaran. Mulai dari daypack hingga carrier berkapasitas ultra besar, saat ini banyak sekali pilihannya. Namun, tahukah sobat kalau penggunaan backpack yang salah dapat menyebabkan gangguan kesehatan? Tentunya kita tidak ingin terserang nyeri pinggang (low back pain) atau bahkan gangguan jantung pada saat traveling, bukan?

Yuk, simak cara memilih dan menggunakan backpack secara tepat berikut.
Jenis dan Anatomi Backpack
Sebelum memilih, kita perlu memahami jenis dan struktur backpack.
Jenis Backpack
Secara umum, backpack dibagi menjadi dua:
- Daypack: untuk aktivitas sehari-hari (kerja, sekolah)
- Carrier: untuk perjalanan jauh atau ekspedisi, misalnya ekspedisi menaklukan Gunung Semeru
Berdasarkan Kapasitas
Jika berdasarkan kapasitas, backpack dapat dikategorikan menjadi:
- Kecil: 10–20 liter
- Sedang: 20–50 liter
- Besar: >50 liter
Namun, gampangnya, tas dengan kapasitas < 35 liter dikategorikan sebagai daily pack, sedangkan lebih dari itu masuk dalam kategori carriage.
Lalu, bagaimana cara memilih ukuran backpack yang sesuai? Tentunya disesuaikan dengan kebutuhan kita. Sebagai contoh, untuk perjalanan sekitar 1 minggu dengan estimasi barang bawaan untuk kebutuhan sehari-hari saja, backpack berukuran 35 liter atau kurang bisa menjadi pilihan. Sedangkan untuk perjalanan jauh yang membutuhkan barang bawaan lebih banyak, tas berkapasitas lebih besar bisa dipertimbangkan. Tapi tetap sesuaikan dengan ukuran dan berat badan sobat ya, karena tas yang overcapacity dapat mengganggu kesehatan, dan tas yang berukuran terlalu besar tentu tidak nyaman digunakan.
Selanjutnya, sebelum menggunakan backpack, kita akan membedah anatominya (jeroan) terlebih dahulu. Jadi, di backpack ada berbagai fitur yang perlu diperhatikan, seperti:
- Shoulder strap
Tali bahu untuk menopang dan menahan backpack di tubuh.
- Waist strap
Tali di pinggang untuk mendistribusikan beban dan menstabilkan tas.
- Sternum strap
Tali di dada yang menghubungkan kedua shoulder strap. Fungsinya: adalah untuk mendekatkan tas ke tubuh dan mencegah bahu tertarik ke belakang
- Lumbar pad
Bantalan di area pinggang untuk melindungi dan meningkatkan kenyamanan.

Beban Ideal Backpack
Menentukan beban maksimal merupakan hal penting dalam menggunakan backpack. Dalam praktik sehari-hari, saya sering menjumpai pasien dengan keluhan nyeri pinggang akibat penggunaan backpack yang terlalu berat. Prinsipnya adalah “pack it light, and wear it right”. Pada dasarnya, backpack dirancang hanya untuk membawa kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, penting untuk memilah-milah dan membawa barang yang sekiranya akan dibutuhkan saja. Lupakan kamus tebal dan berat itu, you won’t need it anyway!
Kalau dihitung dari bobot idealnya, bobot maksimal backpack beserta isinya adalah 10-15% dari berat badan sobat. Misalkan seorang pria dewasa berbobot 50 kg, maka bobot barang bawaan di punggung yang masih diperkenankan adalah 5–7,5 kg. Dari beberapa sumber memang ada yang menyebutkan bahwa bobot maksimal yang dapat ditolerir bisa mencapai 30%. Tapi ingat, studi tersebut dilakukan di negara bule yang ukuran tubuhnya bak raksasa. Jadi, tetap sesuaikan dengan kemampuan tubuh masing-masing, ya. Intinya jangan dipaksakan bila terlalu berat, karena bawaan yang terlalu berat dapat mengganggu fungsi tulang belakang (spine), pinggul (hip), lutut (knee), dan bahkan mengganggu kerja jantung-paru (cardiovascular). Pastinya kita semua nggak ingin pulang jalan-jalan malah dapat oleh-oleh sakit pinggang, bukan?
Cara Menggunakan Backpack yang Benar
Kemudian, hal yang tidak kalah pentingnya adalah cara menggunakan backpack secara benar. Karena, rasanya percuma jika kita memiliki backpack yang mahal dan ideal, namun salah cara penggunaannya. Hal ini pastinya dapat menimbulkan rasa tidak nyaman atau malah cidera. Nah, berikut cara menggunakan backpack yang dianjurkan:
✅ 1. Gunakan kedua shoulder strap
- Jangan hanya satu sisi
- Kencangkan hingga tas menempel ke tubuh
- Hindari posisi menggantung
✅ 2. Pasang sternum strap
- Posisi di dada
- Membantu stabilitas
- Mencegah bahu tertarik ke belakang
✅ 3. Pastikan posisi lumbar pad
- Harus tepat di area pinggang
- Jangan terlalu rendah atau tinggi
✅ 4. Kencangkan waist strap
- Dipasang di pinggul (bukan perut!)
- Membantu distribusi beban
- Mengurangi tekanan pada bahu

Kesimpulan
Menggunakan backpack yang tepat bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga kesehatan jangka panjang.
Ingat 3 prinsip utama:
- Pilih ukuran yang sesuai
- Batasi beban (10–15% BB)
- Gunakan dengan teknik yang benar
Dengan begitu, traveling kamu akan tetap nyaman tanpa “oleh-oleh” nyeri pinggang. Happy traveling!
Sudah siap dengan ranselmu, tapi bingung di airport mau ngapain aja? Yuk simak tips biar nggak mati gaya di airport.
FAQ tentang penggunaan backpack
1. Berapa berat ideal backpack saat traveling?
Berat ideal backpack adalah sekitar 10–15% dari berat badan. Misalnya, jika berat badan 50 kg, maka beban yang dianjurkan adalah sekitar 5–7,5 kg.
2. Apakah backpack bisa menyebabkan nyeri pinggang?
Ya, penggunaan backpack yang terlalu berat atau cara pemakaian yang salah dapat menyebabkan nyeri pinggang (low back pain) serta gangguan pada tulang belakang dan otot.
3. Apa fungsi waist strap pada backpack?
Waist strap berfungsi untuk mendistribusikan beban ke pinggul dan membantu menstabilkan backpack sehingga mengurangi tekanan pada bahu.
4. Mengapa sternum strap penting digunakan?
Sternum strap membantu mendekatkan backpack ke tubuh dan mencegah shoulder strap menarik bahu ke belakang, sehingga meningkatkan stabilitas saat berjalan.
5. Bagaimana cara memakai backpack yang benar?
Gunakan kedua shoulder strap, kencangkan hingga tas menempel ke tubuh, pasang sternum strap, dan kencangkan waist strap agar beban terdistribusi dengan baik.
6. Apa perbedaan daypack dan carrier?
Daypack biasanya berkapasitas kecil (<35 liter) untuk aktivitas sehari-hari, sedangkan carrier berkapasitas besar (>35 liter) digunakan untuk perjalanan jauh atau ekspedisi.

No responses yet